Breaking

Rabu, 06 Mei 2020

137 Warga Kota Padang Positif Covid-19, Pisang Bertambah 3 Kasus, Bungus "Pacah Talua"

Baca Juga

Foto: Petugas di Posko Check Point. 137 Warga Kota Padang Positif Covid-19, Pisang Bertambah 3 Kasus, Bungus "Pacah Talua".

BIJAKNEWS.COM -- Kasus positif Covid-19 di Kota Padang terus bertambah. Hingga hari ini, Rabu, 6 Mei 2020, situs http://dinkes.padang.go.id/ mencatat 137 orang positif Covid-19 di Kota Padang, 27 orang sembuh, dan 13 kematian.

Fanpage Humas Kota Padang pada Rabu, 6 Mei 2020 juga mengumumkan, ada enam penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Padang.

Hari ini, Kecamatan Bungus Teluk Kabung "pacah talua". Pasalnya, untuk pertamanya di daerah itu tercatat kasus positif Covid-19, yaitu 1 kasus di Bungus Barat.

Selain di Bungus Barat, kasus baru positif Covid-19 lainnya adalah 1 kasus di Koto Pulai, 1 kasus di Balai Gadang, da 3 di Pisang.

Disamping ada penambahan kasus baru positif Covid-19, fanpage Humas Kota Padang juga melaporkan tiga orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh, yaitu 1 di Jati, 1 di Ujung Gurun dan 1 di Pisang.

Perpanjangan PSBB

Kota Padang mendukung perpanjangan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dukungan itu disampaikan langsung Wali Kota Padang,  Mahyeldi Ansharullah saat video conference (vidcon) dengan Gubernur Sumatera Barat dan seluruh bupati / wali kota se-Sumbar, Selasa, 5 Mei 2020. 

"Kami mendukung perpanjangan PSBB hingga 29 Mei nanti," ujar Mahyeldi di Balaikota Padang saat vidcon.  

Mahyeldi berharap dukungan seluruh pihak dalam penerapan perpanjang PSBB kedua hingga 29 Mei nanti.  

"Kita akan tutup akses masuk kendaraan dari daerah lain ke Kota Padang.  Terutama di daerah timur. Karena itu mohon dukungan dari seluruh daerah, termasuk TNI dan Polri," ujar wali kota.  

Dijelaskan Mahyeldi, kendaraan yang paling banyak masuk Padang umumnya di malam hari.  Terutama pukul 22.00 Wib hingga 05.00 Wib. 

"Karena itu kita akan menutup akses ke Padang,  kecuali kendaraan yang diizinkan sesuai Permenhub," sebut Mahyeldi. 

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mendukung penuh penutupan akses yang dilakukan Kota Padang.  Menurutnya, penutupan akses ini akan didukung oleh seluruh pihak.

(By/Charlie Ch. Legi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar