Breaking

Minggu, 10 Mei 2020

Diduga Berbuat Mesum di Bulan Puasa, HD dan PN Digerebek Warga

Baca Juga

Foto: PN Diinterogasi Petugas. Diduga Berbuat Mesum di Bulan Puasa, HD dan PN Digerebek Warga.

BIJAKNEWS.COM -- Diduga berbuat mesuk, pasangan yang dimabuk asmara digerebek warga di kawasan jalan Tunggul Hitam Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sumatera Barat pada sabtu sore sekira pukul 15.30 WIB, 9 Mei 2020.
Pasangan tersebut digerebek warga setempat yang curiga ulah gerak-gerik mereka. Warga melihat mereka  masuk kerumah  kosong yang dicurigai untuk berbuat mesum.

Warga mengetahui kalau rumah tersebut tidak ada penghuninya lantas melakukan pengerebekan sekira pukul 15.30 WIB. 

Namun sayang pasangan laki-lakinya berhasil kabur saat di gerebek. Untuk proses lebih lanjut pasangan wanitanya dibawa ke Mako Satpol Jalan Tan Malaka Padang. 

Saat di proses oleh PPNS Satpol PP, gadis yang baru lulus Sekolah Menengah Kejuruaan ini memgaku, lagi menunggu ijazah SMK kelulusan. Ia adalah warga Jalan Rambai Gang Makmur No 10. RT05 /RW 03  Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat.

Kepada petugas dirinya berkilah kalau ia dan pacarnya belum berbuat apa-apa meski mereka kedapatan berduan di dalam rumah kosong oleh warga.

"PN mengakui kalau ia berada dirumah tersebut baru lima menit dan tidak mengetahui kalau rumah itu tidak ada penghuninya," ungkap Alfiadi, Kasat Pol PP Padang.

Dirinya mengatakan kalau ia baru dari rumah orang tuanya di Purus dan di jemput HD lalu diajak ke rumah tersebut. 

"Saya telah disuruh masuk ke kamar oleh pacar saya namun keburu warga datang," terang PN dengan polos.

Kepada Petugas, PN juga menjelaskan kalau ia telah menjalin hubungan pacaran kurang lebih enam bulan.

Untuk proses lebih lanjut dalam rangka pembinaan, orang tua dari PN dipanggil petugas. Hal itu dilakukan agar mereka tahu perbuatan anaknya. 

Sementara itu pasangan laki-laki yang sempat kabur, telah diketahui keberadaanya berdasarkan keterangan PN. HD dijemput oleh petugas kerumahnya di kawasan Simpang Enam Kecamatan Padang Barat. 

Namun di lokasi yang bersangkutan tidak ditemukan. janya pihak keluarga yang di jumpai. 

Kepada mereka petugas menyampaikan perbuatan dari anakya ini dan berharap kedepan tidak mengulanginya.

Terkait penertiban ini Kasatpol PP mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut peduli menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat serta telah ikut dalam mencegah terjadinya perbuatan maksiat.

"Terimakasih kepada masyarakat yang peduli untuk membrantas maksiat serta perbuatan tercela lainya," ungkap Alfiadi.

(by/hms-satpol)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar