Breaking

Minggu, 06 Desember 2020

Tak Mau Diajak Bersetubuh, Seorang Gadis Diseret Dari Motor

Baca Juga

ilustrasi kekerasan pada wanita


Tomohon, Kupasonline — Nafsu bihari tak dipenuhi Seorang pria, HMM alias Hengki (20) tega menyeret seorang gadis SMP berinisial S dari sepeda motor yang dikendarainya. Hengki menyeret gadis itu karena permintaannya untuk bersetubuh tidak dipenuhi.


Katim buser Polres Tomohon Bripka Bima Pusung mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/12/20020) sekira pukul 22.00 wita, di ruas jalan Woloan-Tomohon, tepatnya di Kelurahan Woloan 2, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.


Kejadian itu berawal ketika Hengki menghubungi S melalui aplikasi perpesanan dan mengajaknya untuk pesta minuman keras (miras). S pun mengiyakan ajakan itu. Mereka akhirnya bertemu di suatu tempat yang telah disepakati.


Tak berselang lama, S meminta pelaku untuk mengantarnya pulang. Tetapi Hengki menolaknya. S akhirnya pulang seorang diri.


Hengki akhirnya menyusul dan memaksa S untuk naik ke sepeda motornya. Di perjalanan itu lah Hengki mengutarakan keinginannya untuk bersetubuh dengan S.


"Diperjalanan pelaku mengatakan ingin bersetubuh dengan korban di gubuk ataupun tempat yang sunyi," ujar Bima.


Mendengar hal ini S menolak. Hengki kemudian marah dan mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga membuat S terjatuh.


"Karena cara mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan, menyebabkan korban terjatuh dari sepeda motor, dan saat itu korban memegang bahu pelaku, dengan maksud untuk bertahan agar tidak jatuh ke aspal, dan juga supaya pelaku menghentikan sepeda motornya," jelas Bima


Pelaku terus menjalankan sepeda motornya, sehingga mengakibatkan korban terseret di jalan. Kemudian pelaku pergi meninggalkan korban.


Korban lalu ditolong oleh warga dan dibawa ke RS Bethesda Tomohon untuk mendapat perawatan. Korban mengalami patah tulang di bagian bahu sebelah kanan, luka di bagian kepala, lutut kaki kiri dan kanan, lecet di bagian tangan kiri, tangan kanan dan bagian bibir atas, serta mengalami trauma.


"Berdasarkan keterangan dari korban, terutama identitas pelakunya, kami pun langsung mencari dan mengejar pelaku di tempat tinggalnya di Kelurahan Woloan Tiga Kecamatan Tomohon Barat, tetapi yang bersangkutan tidak berada dirumahnya," terang Bima.


Polisi kemudian terus melakukan pengembangan dan mengumpulkan informasi, baik dari keluarga maupun warga sekitar. Berbekal informasi dan pengembangan yang dilakukan, akhirnya Sabtu (5/12/2020) dini hari sekira pukul 03.30 wita pelaku berhasil diamankan di rumah kerabatnya di Kelurahan Woloan 3 Kecamatan Tomohon Barat.


"Pelaku sempat mengetahui kedatangan tim kami, dan bersembunyi di bawah kasur di salah satu kamar yang ada di dalam rumah, tapi pelaku bisa kami amankan saat itu juga. Saat diamankan pelaku tidak melakukan perlawanan, dan mengakui perbuatannya di hadapan tim kami, selanjutnya pelaku bersama sepeda motor yang digunakan dalam melakukan aksinya, kami serahkan ke Polres Tomohon," tutur Bima(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar