Breaking

Sabtu, 26 Agustus 2023

Jadi Khatib Jumat di Sipora Utara, Gubernur Mahyeldi Syiarkan Perintah Allah tentang Kunci Sukses dalam Kehidupan

Baca Juga


BIJAKNEWS.COM -- 
Keimanan, persatuan, serta perhatian yang utuh kepada generasi penerus bangsa adalah bagian dari kunci sukses hidup di dunia hingga akhirat. Hal itu dijabarkan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, saat bertindak sebagai Khatib Jumat di Masjid Miftahul Jannah, Dusun Karya Bakti, Sipora Utara, Kab.Kepulauan Mentawai, Jumat (25/08/2023).

“Bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar bertakwa, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan ber-Islam…,” ucap Gubernur Mahyeldi saat mengawali Khutbah Jumat dengan rukun pembacaan Al-Qur’an potongan Surat Ali Imran ayat 102 sampai 104.

Dalam jabaran khutbahnya, Gubernur menjelaskan bahwa untuk meraih kesuksesan hidup di dunia dan di akhirat, terdapat paling tidak tiga hal yang perlu dilakukan. Pertama, senantiasa beriman kepada Allah, dalam artian loyal menghambakan diri kepada Allah, memiliki keyakinan yang mantap kepada Allah, dan semata-mata bergantung kepada Allah.

“Sebab, apa pun yang kita alami dan peroleh dalam kehidupan, semuanya berasal dari Allah. Termasuk Kemerdekaan bangsa ini, sebagaimana pembukaan Undang-Undang Dasar disebutkan, Kemerdakaan itu ‘Atas berkat ramat Allah Tuhan Yang Maha Esa’. Oleh sebab itu, kita harus senantiasa menjaga keimanan kita. Terlebih, kita menganut falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK),” ucap Gubernur.

Sementara itu kunci kedua untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat, sambungnya, adalah senantiasa menjaga persatuan. Sebab, Allah memerintahkan umat manusia untuk bersatu padu dan tidak bercerai-berai. “Persatuan itu wajib hukumnya. Jangan kita berpecah belah. Apalagi sampai terpecah belah oleh hoaks dan berita bohong,” ujarnya.

Ada pun kunci ketiga yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan, menurut Gubernur Mahyeldi adalah senantiasa memberikan perhatian dan pembinaan kepada generasi penerus bangsa. Sebab, generasi penerus adalah calon pemimpin di masa depan. “Allah memerintahkan kita untuk meninggalkan generasi yang kuat, bukan generasi yang lemah,” ucap Gubernur di ujung jabaran khutbahnya.

Momen menjadi Khatib Jumat di Masjid Miftahul Jannah, Sipora Utara, berlangsung di tengah kunjungan kerja Gubernur Mahyeldi selama dua hari di Bumi Sikerei. Sejumlah Kepala OPD ikut mendampingi dalam kunjungan kali ini, dan mengusung sejumlah program dan kegiatan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Mentawai. 

ADPSB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar