Breaking

Rabu, 24 Desember 2025

Usai Rusak Diterjang Banjir, IPA Taban Kembali Beroperasi, Pimpinan DPRD Padang Pastikan Pekerjaannya Tepat dan Aman

Baca Juga


BIJAKNEWS.COM -- 
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban milik Perumda Air Minum (AM) Padang kembali beroperasi pada Rabu (24/12/2025) siang, setelah sempat lumpuh total akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang pada 28 November 2025 dini hari.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, turun langsung meninjau operasional IPA Taban sekitar pukul 13.30 WIB. Ia memastikan bahwa air baku telah kembali mengalir dari sumber ke instalasi pengolahan dan siap didistribusikan kepada pelanggan, khususnya di wilayah utara Kota Padang.


“Alhamdulillah, air dari sumber baku sudah masuk ke IPA Taban. Insya Allah, Rabu malam ini pelanggan di wilayah utara mulai kembali terlayani, meskipun masih bertahap,” ujar Muharlion.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Padang Helmi Moesim, Direktur Utama Perumda AM Padang Hendra Pebrizal, serta Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, yang sejak awal bencana aktif mengawal proses pemulihan sistem penyediaan air minum di Kota Padang.

Muharlion menjelaskan, IPA Taban menjadi salah satu fasilitas pengolahan air yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang. Kerusakan meliputi intake yang tertimbun sedimen, pipa transmisi yang hanyut, pompa terendam air dan pasir, serta kendala tingginya kekeruhan air baku.


Meski demikian, IPA Taban kini kembali beroperasi dengan kapasitas hingga 200 liter per detik, berkat dukungan 260 batang pipa HDPE dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

“Dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas, bantuan pemerintah pusat sangat membantu percepatan pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat,” kata politisi PKS tersebut.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para pekerja lapangan yang berhasil memasang pipa HDPE sepanjang 780 meter dari sumber air baku menuju intake IPA Taban.
Dengan kembali beroperasinya IPA Taban, layanan air bersih di wilayah utara Kota Padang—meliputi Kecamatan Koto Tangah, sebagian Padang Utara, dan Nanggalo (Kelurahan Surau Gadang)—mulai pulih secara bertahap.


DPRD Padang, lanjut Muharlion, telah menetapkan target agar 95 persen pelanggan Perumda AM Padang kembali terlayani menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“DPRD hadir untuk memastikan pekerjaan pemulihan ini tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Zigo Rolanda menyebutkan bahwa peninjauan kali ini merupakan kunjungan lapangan ketiga untuk memastikan seluruh tahapan pemulihan berjalan sesuai rencana. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga keberlanjutan pelayanan dasar, khususnya air bersih, pascabencana.

“Kerusakan IPA ini berdampak langsung pada puluhan ribu pelanggan. Kami akan terus mengawal pemulihan Sistem Penyediaan Air Minum Perumda AM Padang hingga benar-benar normal,” ujarnya.

Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa meskipun IPA Taban telah beroperasi, kapasitasnya saat ini masih berada di kisaran 80–85 persen. Distribusi air dilakukan secara bertahap karena harus melalui proses teknis mulai dari pengaliran air baku, pengolahan, hingga pengisian reservoir.


“Kami mohon doa dan kesabaran masyarakat. Seluruh tim bekerja maksimal agar layanan air bersih kembali normal dengan kualitas yang aman,” ungkap Hendra.

Sebagai langkah darurat, Perumda AM Padang juga telah menyelesaikan pemasangan pipa transmisi sementara DN 400 HDPE di jalur Intake Palukahan, yang kini menjadi jalur utama pasokan air baku bagi IPA Palukahan dan IPA Taban.
Dengan selesainya pemasangan jalur tersebut, pemulihan layanan air bersih di wilayah terdampak banjir diharapkan segera berjalan lebih stabil dan merata.

ADV

Tidak ada komentar:

Posting Komentar