Baca Juga
BIJAKNEWS.COM -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaksanakan iktikaf bersama warga di Masjid Jihad Kampung Perak, Kelurahan Kampung Jawo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa (10/3/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemprov Sumbar pada tahun ini.
Kehadiran orang nomor satu di Sumbar itu disambut hangat oleh jamaah dan pengurus masjid. Momen iktikaf bersama gubernur menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat setempat yang turut mengikuti rangkaian ibadah hingga menjelang waktu subuh.
Mahyeldi menjelaskan, kegiatan iktikaf tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang sengaja diperpanjang hingga dini hari. Adapun yang menjadi tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan waktu ibadah selama bulan Ramadan dan mempererat silaturahmi dengan mansyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat silaturahmi. InsyaAllah Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Mahyeldi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan tausiyah yang berjudul Keutamaan Iktikaf di Bulan Ramadan kepada para jamaah yang hadir, Mahyeldi menjelaskan bahwa iktikaf merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Ia menyebutkan, salah satu keutamaan iktikaf adalah peluang untuk meraih malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
“Kita yang memperbanyak ibadah pada malam-malam ini memiliki kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda, termasuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar,” jelasnya.
Selain itu, iktikaf juga menjadi salah satu amalan yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT serta memperkuat keimanan dan spiritualitas selama bulan Ramadan.
Mahyeldi menambahkan, orang yang menjalankan iktikaf dengan penuh keimanan juga akan didoakan oleh para malaikat agar memperoleh ampunan dari Allah SWT.
Menurutnya, setiap amalan yang dilakukan selama iktikaf, termasuk ibadah, dzikir, maupun aktivitas yang diniatkan untuk beribadah, akan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Di akhir tausiyahnya, Mahyeldi berharap momentum Ramadan dapat menjadi kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amal kebaikan.
“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan ibadah, serta mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan,” tutupnya.
(adpsb/nov/bud)





























































Tidak ada komentar:
Posting Komentar