Breaking

Senin, 11 Mei 2026

Pimpinan DPRD Kota Padang Jemput Aspirasi Masyarakat di Reses Masa Sidang Ketiga 2026

Baca Juga


BIJAKNEWS.COM --
 Memasuki masa sidang ketiga tahun 2026, jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing untuk menjemput aspirasi masyarakat. Kegiatan reses yang digelar secara maraton pada Senin, 4 Mei 2026 ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, bersama Wakil Ketua DPRD Jupri,dan Mastilizal Aye.

Dari rangkaian pertemuan tersebut, permasalahan infrastruktur dasar seperti penanggulangan banjir, perbaikan drainase, akses jalan darurat, hingga fasilitas umum mendominasi usulan dari masyarakat Kota Padang.

Reses Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion


Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, melaksanakan reses di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Wilayah ini menjadi perhatian khusus karena termasuk daerah rawan bencana genangan air. Dalam pertemuannya dengan warga, Muharlion menekankan pentingnya penanganan darurat banjir dan penyediaan jalur evakuasi alternatif.

Menurut Muharlion, selama ini akses utama pergerakan warga hanya terpaku pada Jalan DPR yang kondisinya sudah sangat padat, terutama bagi warga yang hendak menuju pusat pemerintahan.

"Ada alternatif jalan lain, yakni Jalan Heler yang menghubungkan akses hingga ke Bypass Aia Pacah. Jika jalur tersebut diperbaiki dan dibangun jembatan, ini akan sangat mengurai kemacetan sekaligus menjadi jalur evakuasi yang efektif," ujar Muharlion.

Selain masalah jalan utama, warga juga mengusulkan betonisasi jalan lingkungan, perbaikan drainase, renovasi musala dan masjid, serta dukungan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT). Tidak hanya itu, pengadaan gedung mandiri untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terintegrasi juga menjadi catatan penting.

Muharlion memastikan bahwa sebagian usulan tersebut sudah diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Sementara untuk aspirasi yang belum terkaver, akan didorong masuk melalui APBD Perubahan 2026 atau APBD 2027. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Camat Nanggalo, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat.

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye


Langkah proaktif dan solutif ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, saat menggelar reses di Perumahan Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Kawasan ini masih merasakan dampak dari bencana banjir bandang beberapa waktu lalu. Bahkan, hujan selama tiga puluh menit saja sudah cukup membuat air masuk ke rumah warga.

Merespons kondisi yang memprihatinkan tersebut, Mastilizal Aye langsung membawa perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang beserta konsultan perencana ke lokasi reses. Tujuannya agar dinas teknis dapat melihat langsung akar permasalahan dan segera menyusun rancangan perbaikan.

"Besok konsultan bersama pihak Perkim akan langsung menyurvei lokasi dan membuat perencanaannya. Insyaallah, jika tidak ada halangan, pengerjaan drainase di perumahan ini sudah bisa dimulai pada akhir Juni ini," tegas Mastilizal.

Ia juga mengimbau warga untuk tetap sabar dan mengedepankan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak guna mencapai solusi bersama.

Sebagai bentuk empati tambahan, reses tersebut juga didampingi oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif. Pada kesempatan itu, PMI mendistribusikan bantuan berupa pakaian dan susu formula bagi balita kepada 60 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, melaksanakan kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2026 di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, pada Minggu (3/5/2026). Kegiatan turun ke daerah pemilihan ini dirangkai dengan peninjauan aksi gotong royong masyarakat dalam rangka renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Sebagai wakil rakyat, momentum reses menjadi sarana strategis untuk menjemput langsung aspirasi ke tengah masyarakat. Dalam kunjungan kali ini, Osman Ayub menerima usulan baru dari pengurus Masjid Raya Pasa Gadang yang mengharapkan bantuan pembangunan atap kanopi, membentang dari tangga lantai dasar menuju teras lantai dua masjid.

"Jika dibiarkan tidak diberi atap, maka lambat laun anak tangga dan teras lantai dua masjid akan hancur atau rusak tergerus curah hujan. Untuk tindak lanjutnya, kami meminta agar pengurus masjid secepatnya membuatkan proposal agar nanti dapat diperjuangkan melalui anggaran pokir di APBD Perubahan 2026 atau di 2027," kata Osman Ayub.

Selain menyerap aspirasi baru, kehadiran unsur pimpinan DPRD Kota Padang tersebut juga menjadi ajang pembuktian atas komitmennya dalam merealisasikan janji. Ia meninjau langsung progres pembangunan pondok tahfiz yang sebelumnya telah diperjuangkan melalui dana pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

"Pada hari ini aspirasi yang sudah kita terima sebelumnya, sudah bisa direalisasikan yakni bantuan untuk renovasi pembangunan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang. Ini sebuah bukti nyata bahwa program kita sebagai anggota DPRD memperhatikan, melihat, serta mencarikan solusinya. Bantuan melalui pokir sebesar Rp 20 juta tersebut telah kita sampaikan di bulan Ramadan kemarin," ujarnya.

Osman Ayub turut mengapresiasi tingginya semangat gotong royong warga Pasa Gadang. Menurutnya, pembangunan fasilitas keagamaan ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara inisiatif masyarakat dan dukungan dari legislatif. Peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Camat Padang Selatan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, pengurus Masjid Raya Pasa Gadang, dan warga setempat.

Sementara itu, Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Wakil Ketua DPRD Kota Padang terhadap pembangunan sarana pendidikan keagamaan di wilayahnya. Ia menilai langkah tersebut sangat sejalan dengan program unggulan Wali Kota Padang, yakni mewujudkan generasi islami melalui optimalisasi program Smart Surau dan Subuh Mubarokah.

"Selaku Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, saya sangat berterima kasih atas apa yang telah diperjuangkan ini. Dengan semangat yang sama dan cita-cita keinginan kita untuk mempersiapkan generasi islami guna menyongsong masa depan anak-anak kita di kemudian hari," pungkas Wilman.

Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri


Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, menemui konstituennya di Musala Nurul Yaqin, RW II Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Reses di daerah pemilihan (Dapil) Padang IV ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan keresahan terkait fasilitas publik yang dinilai membahayakan keselamatan.

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang, serta sistem drainase yang tersumbat sehingga kerap memicu genangan air saat hujan lebat turun. Masalah lain yang dinilai mendesak adalah matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik sepanjang jalan RW II, yang memicu kerawanan pada malam hari. Warga juga meminta bantuan perbaikan musala dan dukungan dana untuk kongsi kematian.

Menanggapi hal tersebut, Jupri menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keluhan warga di kursi legislatif. "Reses ini adalah agenda rutin untuk mendengar langsung masukan masyarakat demi kemajuan Kota Padang. Saya telah mencatat dan akan memperjuangkan aspirasi yang mendesak ini sesuai mekanisme yang berlaku, tentunya dengan berkoordinasi langsung bersama dinas terkait di Pemerintah Kota Padang," ungkap Jupri.

Dengan turunnya pimpinan dewan ini, diharapkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat berjalan semakin cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup warga Kota Padang. (***/adv)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar