Breaking

Kamis, 13 Agustus 2026

Mahyeldi: Integritas Bung Hatta Harus Menjadi Teladan Bagi Pemimpin Masa Depan

Baca Juga

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi ansharullah menghadiri Webinar Peringatan Hari Kelahiran Bunghatta th 2026 yang mengangkat tema "jujur itu hebat: Meneladani Integritas Bung Hatta bagi Generasi dan Pemimpin Masa Depan secara daring, di ruang zoom meeting istana Gubernuran, Padang, Rabu (12/8/2026). ​Foto: Dok. Makopim/David

PADANG
 -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya mewariskan nilai integritas Bung Hatta kepada generasi muda sebagai bekal dalam membangun karakter dan kepemimpinan masa depan.

Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat mengikuti Webinar Peringatan Hari Kelahiran Bung Hatta Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Istana Gubernur Sumbar, Rabu malam (12/8/2026).

Webinar itu mengangkat tema “Jujur Itu Hebat: Meneladani Integritas Bung Hatta bagi Generasi dan Pemimpin Masa Depan.” Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menggali kembali keteladanan salah seorang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikenal tidak hanya karena pemikiran dan perjuangannya, tetapi juga karena kesederhanaan serta konsistensinya memegang prinsip.

Menurut Mahyeldi, integritas Bung Hatta merupakan nilai penting yang relevan untuk terus ditanamkan kepada generasi muda. Kejujuran, tanggung jawab, keberanian memegang prinsip, serta konsistensi antara perkataan dan perbuatan, menurutnya, merupakan fondasi penting bagi seorang pemimpin.

“Meneladani integritas Bung Hatta bukan hanya mengenang sosoknya sebagai Proklamator, tetapi bagaimana nilai kejujuran, tanggung jawab dan keteguhan memegang prinsip itu kita hadirkan dalam kehidupan hari ini. Nilai-nilai itulah yang perlu menjadi bekal bagi generasi dan pemimpin masa depan,” ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan Sumbar memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa. Karena itu, keteladanan para pendahulu, termasuk Bung Hatta, perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui pendidikan, literasi sejarah, maupun berbagai kegiatan kebangsaan.

Mahyeldi berharap peringatan hari lahir Bung Hatta tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan integritas dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita adalah pemegang estafet perjuangan para pendahulu. Karena itu, nilai-nilai perjuangan dan integritas Bung Hatta harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sekarang, agar cita-cita bangsa dapat kita lanjutkan bersama,” katanya.

Dalam webinar tersebut, putri Bung Hatta, Halida Hatta, turut hadir secara daring. Ia mengajak peserta memahami sosok Bung Hatta tidak hanya melalui catatan sejarah, tetapi juga dengan mempelajari pemikiran, tulisan, sikap, kebijakan, dan keputusan yang diambilnya selama menjadi pejabat negara.

Halida mengatakan Bung Hatta merupakan sosok yang konsisten memperjuangkan keadilan, kebenaran, dan perdamaian dunia. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk menjadi pedoman masyarakat dan pemimpin pada masa kini.

“Bung Hatta tidak pernah takut menyampaikan apa yang benar. Beliau konsisten terhadap keadilan dan perdamaian dunia serta menolak penindasan satu bangsa terhadap bangsa lainnya,” ujar Halida.

Webinar tersebut menghadirkan Prof. Dr. Anhar Gonggong dan Ustaz Hadi Nur Ramadhan sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumbar dalam menggali kembali keteladanan Bung Hatta sekaligus memperkuat penanaman nilai integritas bagi generasi penerus bangsa. 

(adpsb/cen/bud)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar