Breaking

Selasa, 19 Maret 2019

Ini Sosok Kiai di Blitar yang Jasadnya Utuh Meski Terkubur 31 Tahun

Baca Juga

Ini Sosok Kiai di Blitar yang Jasadnya Utuh Meski Terkubur 31 Tahun

BLITAR, BijakNews.com -- Jasad Kiai Anwar Sudibyo yang masih utuh meski telah terkubur selama 31 tahun viral di media sosial. Seperti apa sosok Kiai Anwar Sudibyo?

Seperti data yang dihimpun, Kiai Anwar bernama lengkap Mochd. Anwar Sudibyo. Ia menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Cabang Blitar pada 1982-1987. Sang ulama juga dikenal sebagai pendiri pondok pesantren Tambakan di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. 

"Selain pernah sebagai Rais Syuriah PCNU, abah juga Ketua Tarekat Muttabar Amadiyah dan tokoh Tarekat Kodiriah wa Nasyabandiyah Blitar," kata putra Kiai Anwar, Moch Munib saat dikonfirmasi, Selasa, 19 Maret 2019.

Kiai Anwar meninggal pada 1988, saat menjadi imam jemaah salat subuh di Masjid Baitul Rauf. Masjid itu merupakan bagian ponpes Tambakan yang didirikannya. 

Terlepas dari itu, Kiai Anwar tercatat sebagai santri pertama di Ponpes Asrama Perguruan Islam Salawiyah (APIS) Gondang, Gandusari. Ponpes Apis Sanan Gondang didirikan KH Shodiq Damanhuri yang masa kecilnya bernama Muhammad Jamhuri. 

"Abah itu termasuk salah satu pendiri ponpes Apis Sanan Gondang bersama Kyai Jamhuri. Menurut cerita tahun 1923," imbuhnya.

Cerita tersebut diakui pengasuh Ponpes Apis Sanan Gondang, Moch Subhan Anshori. Tak hanya sebagai santri pertama di Pondok Salawiyah itu, Kiai Anwar juga mengembangkan ajaran tarekat dengan mendirikan Ponpes Tambakan. 

Bagi Subhan, cerita keistimewaan jasad santri sudah sering dia dengar selama ini. "Menyaksikan langsung belum pernah. Tapi saya sudah sering mendengar cerita jenazah atau santri di sini yang khusnul khotimah. Ada yang jasadnya utuh, ada yang menyebarkan aroma wangi. Semoga saja kita nantinya akan seperti itu juga. Aamiin," pungkasnya.

Sebelumnya, tentang jasad Kiai Anwar yang masih utuh viral di media sosial. Banyak netizen yang merasa heran karena jasad tersebut sudah terkubur puluhan tahun. Jari kaki hingga kepala masih menyambung. Kemudian kain kafan pun tidak ada yang robek.

(Source: detik.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar