Breaking

Senin, 20 Januari 2020

Reses Desrio Putra di Luki, Ketua DPRD Kota Padang Ungkap Jeleknya Pelayanan Puskesmas

Baca Juga

Reses Desrio Putra di Luki, Ketua DPRD Kota Padang Ungkap Jeleknya Pelayanan Puskesmas

BIJAKNEWS.COM -- Sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Desrio Putra menggelar kegiatan reses I tahun 2020 di Kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang, Senin, 20 Januari 2020.

Reses yang diadakan di hal olahraga Haji Beben RT.004/RW.006 Kelurahan Bandar Buat itu dan dihadiri ratusan warga tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani dan Camat Lubuk Kilangan Yal Masri serta lurah dan pemuka masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengungkap jeleknya pelayanan Puskesmas di Kota Padang.

Ia mengatakan, setelah dirinya dan Komisi IV DPRD Kota Padang turun ke beberapa Puskesmas di Kuranji, Padang Utara, dan Koto Tangah, ternyata pelayanan di beberapa Puskesmas tersebut rata-rata jelek, tak memenuhi standar pelayanan yang ada.

"Kami menemukan di lapangan, pelayanan Puskesmas masih kurang 40 persen di Padang. Jeleknya pelayanan itu karena keterbatasan sarana prasarana, SDM tenaga medis dan minimnya alat kesehatan," ungkapnya.

Tak hanya itu, jelas Syafrial Kani, warga juga mengeluhkan mahalnya harga karcis di Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan, yaitu Rp15 ribu.

"Menyikapi persoalan dan temuan di lapangan ini, kami selaku Ketua DPRD Kota Padang akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang untuk dimintai penjelasan," ungkapnya.

Sementara itu, warga yang hadir mengadukan soal pembangunan jalan dan drainase ke Desrio Putra, disamping beberapa persoalan lainnya.

Menjawab keluharan warga, Desrio Putra menegaskan, untul tahun 2020, dirinya hanya bisa memberikan bantuan WRSE (Wanita Rawan Sosial dan Ekonomi) dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.

Sedangkan untuk jenis bantuan yang lain, baru bisa diajukan pada tahun ini untuk dibahas dan akan dilaksanakan pada tahun 2021, jelas Desrio mengakhiri.

Laporan: Rudi Hartono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar