Baca Juga
BIJAKNEWS.COM -- Dua tahun yang lalu Delegasi Pemprov Sumbar mengunjungi Italia untuk meningkatkan kerjasama dengan salah satu negara di Eropa tersebut. Dalam kunjungan kerja ke Italia, delegasi Pemprov Sumatera Barat juga melakukan visitasi ke daerah Moterotondo, dimana terdapat fasilitas penelitian dan pengembangan Research Centre for Meat Production and Genetic Improvement (CRA-PCM) yang merupakan lembaga eksperimental untuk produksi ternak kerbau, sebuah organisasi penelitian nasional di Italia. Kegiatan penelitian CRA-PCM diatur dalam tiga bidang utama yaitu genetika, genomik dan proteomik, teknologi pertanian berkelanjutan dan kualitas dan inovasi produk hewani.
"Pada pertemuan tersebut dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LOI) antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat dengan International Bufallo Federation, Italia yang memuat berbagai kerjasama yang saling menguntungkan dan bermanfaat, yang diantaranya kerjasama pertukaran informasi dan aktifitas terkait penelitian dan pengembangan peternakan, peningkatan kemampuan dan kapasitas SDM, dan kerjasama lainnya," jelas Kepala Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Luhur Budianda ketika diwawancarai disela-sela penandatangan LOI.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayirtno menyampaikan,"Semoga upaya pengembangan peternakan di Sumatera Barat yang diantaranya pada kawasan Padang Mengatas sebagai komplek peternakan ternak unggul dengan penerapan teknologi pertanian berkelanjutan dan inovasi produk hewani dapat berhasil terlaksana sesuai harapan, meningkatkan produksi sapi yang pada akhirnya memenuhi kebutuhan daging nasional," ucap gubernur.
Delegasi Sumbar yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Gubernur Sumbar, Walikota Payakumbuh, Bupati Agam, Wabup Pasaman, Kadis Peternakan Sumbar, Kadis Pertanian Sumbar, Kepala Balitbang Sumbar, Kepala DPM PTSP Sumbar, Kepala Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau, dan tenaga ahli bidang pertanian, Prof. Reni Maryani dari Universitas Andalas, serta didampingi oleh Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kementerian Dalam Negeri, Nelson Simanjuntak.
hms-sumbar





















































































Tidak ada komentar:
Posting Komentar