Breaking

Jumat, 01 Januari 2021

Amien Rais Kritik Pembubaran FPI, Sentilan Muannas: Di Partai yang Anda Dirikan Sendiri Aja Tersingkir, tak Berdaya

Baca Juga


BIJAKNEWS.COM -- Keputusan pemerintah yang resmi membubarkan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) beberapa waktu lalu hingga kini masih menuai banyak komentar dari publik.

Sebagian pihak tak sepakat, dan sebagiannya lagi menolak bahkan mengkritik pemerintah terkait keputusan tersebut.

Salah satu pihak yang memberikan kritik adalah politisi senior, Amien Rais. Melalui video di kanal YouTube pribadinya, Amien Rais Official, ia menyampaikan pendapat serta kritikannya pada pemerintah yang telah membubarkan ormas FPI.

Amien Rais mengungkapkan dalam videonya itu bahwa keputusan pemerintah dengan melarang segala aktivitas FPI tersebut telah menghabisi demokrasi di Indonesia.

"Jadi saudara-saudaraku, saya melihat ini sebuah langkah politik yang memang menurut saya menghabisi demokrasi kita," kata Amien Rais pada Kamis, 31 Desember 2020.

Selain itu, Amien Rais juga menceritakan kisah Firaun dan mengingatkan pemerintahan Presiden Joko Widodo agar tidak menyesal di kemudian hari.

Menanggapi kritikan Amien Rais tersebut, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid juga memberikan komentarnya bahkan kritikannya pada Amien Rais.

Melalui akun Twitter pribadinya @muannas_alaidid, ia mengingatkan Amien Rais untuk melakukan introspeksi diri di tahun baru ini.

"Mohon maaf Pak Amien tahun sdh berganti, habiskan sisa umur dg muhasabah dan introspeksi diri," ucap Muannas, Jumat 1 Januari 2021.

Selain itu, dia juga dengan tegas menyampaikan bahwa saat ini Amien Rais sudah tak memiliki jabatan apapun. Bahkan menurutnya, tak ada lagi yang mau mendengar pendapatnya.

"Anda sudah bukan siapa-siapa, tak ada lagi orang yg mau mendengar anda," ujarnya menambahkan.

Lalu, Muannas juga mengaitkan pendapatnya dengan peristiwa keluarnya Amien Rais dari partai yang ia buat sendiri yaitu PAN (Partai Amanat Nasional).

"Di partai yg Anda dirikan sendiri aja tersingkir, tak berdaya. sudahlah Pak Amien, sudah," kata Muannas.

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar