Baca Juga
BIJAKNEWS.COM -- Ratusan warga di kompleks perumahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, berebut air bersih yang didistribusikan melalui truk bantuan, Senin sore (1/12/2025).
Kedatangan truk memicu antrean panjang dan sempat menimbulkan cekcok kecil antar warga. Ketua RT setempat turun tangan menertibkan proses distribusi.
Banjir bandang pekan lalu menyebabkan pasokan air bersih terbatas. Warga yang memiliki sumur bor relatif tidak terdampak, namun sebagian besar harus mencari sumber alternatif untuk mandi, mencuci, dan memasak.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan, pihaknya bekerja siang dan malam untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.
Salah satu lokasi terdampak parah adalah Kelurahan Kuranji, di mana jalur distribusi utama melalui Jembatan Gunung Nago hanyut terbawa arus sungai.
Beberapa kawasan lain yang pasokan airnya belum pulih antara lain Sungai Lareh, Sei Laiang, Pilakut, Kalumbuk, Gurun Laweh, Surau Gadang, Gunung Sarik, dan Balai Gadang.
Melihat situasi darurat, Komisi II DPRD Kota Padang menggelar rapat mendesak Perumda Air Minum untuk memetakan kerusakan dan merumuskan solusi.
DPRD meminta penyaluran air bersih intensif menggunakan truk tangki untuk wilayah yang alirannya mati total.
Anggota DPRD, Muharlion, menambahkan bahwa dari 15 instalasi intake Perumda, sebagian besar mengalami kerusakan.
Wilayah utara menjadi titik kritis, dengan kapasitas suplai turun dari 800 liter per detik menjadi 210 liter per detik, defisit hampir 600 liter per detik.
Ia juga menyarankan pemerintah meminjam mesin pompa air dari perusahaan air mineral jika peralatan Perumda rusak.
Universitas Negeri Padang (UNP) membuka akses air minum gratis melalui mesin Diguagua di beberapa titik kampus, termasuk Rektorat, FIP, FIS, Asrama Internasional Wanita dan Pria, Asrama Putri FMIPA, serta UNP Mart.
Sekretaris UNP, Dr. Erianjoni, memastikan pasokan air minum tetap tersedia selama krisis berlangsung.(edg)





























































Tidak ada komentar:
Posting Komentar